Aktivitas Ponton Jek Kembali Meningkat di Sandai, Warga Soroti Penertiban

Bidiknews.info,Ketapang,Kalbar 6 Mei 2026 — Aktivitas penambangan emas ilegal menggunakan ponton jek di Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dilaporkan kembali marak meski sebelumnya sempat dilakukan penertiban oleh aparat penegak hukum.

Seorang warga Sandai yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan kepada wartawan bahwa aktivitas tambang ilegal tersebut tidak berhenti, bahkan cenderung meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Bacaan Lainnya

“Hari ini, lebih dari 20 unit ponton jek beroperasi di satu titik lokasi, tepatnya di area sekitar Desa Penjawaan,” ujarnya.

Warga mengaku heran karena sebelumnya sempat beredar informasi adanya penertiban dan penangkapan terhadap pelaku tambang emas ilegal oleh aparat kepolisian. Namun, kondisi di lapangan saat ini justru menunjukkan aktivitas yang semakin ramai.

“Kalau memang sudah ada penertiban dan penangkapan, seharusnya para pekerja maupun pemodal tidak berani lagi beroperasi. Ini justru semakin banyak,” ungkapnya.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya Polda Kalimantan Barat dan Gakkum KLHK, dapat segera turun tangan untuk melakukan penindakan tegas terhadap aktivitas tersebut. Selain berpotensi merugikan negara, kegiatan ini juga dikhawatirkan merusak lingkungan hidup di sekitar lokasi.

Berdasarkan foto dan video yang diterima wartawan serta pantauan di lapangan, hasil penambangan dari satu unit ponton jek disebut-sebut dapat mencapai lebih dari 20 gram emas per hari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas penambangan tersebut maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

Sumber : Warga Masyarakat Penjawaan

Editor : DM

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *