SMSI Bangun Sinergi, PJI Tantang Kajati Sulsel dan Kajari Sinjai Baru Tuntaskan Kasus “IPAL Tetangga” hingga Kasus Lainnya

Sinjai — Upaya membangun kemitraan antara media dan aparat penegak hukum mulai ditunjukkan.

Serikat Media Siber Indonesia Kabupaten Sinjai menyambangi Kejaksaan Negeri Sinjai yang kini dipimpin Budiman.

Bacaan Lainnya

Namun di saat yang sama, tekanan publik terhadap penuntasan perkara justru menguat.

Melalui Humas Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Dzoel SB, tantangan terbuka dilayangkan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan jajaran Kejaksaan Negeri Sinjai untuk tidak mengabaikan deretan kasus lama yang hingga kini belum menemukan kejelasan hukum.

Sinergi SMSI dan Kejari: Awal Komunikasi

Kunjungan Serikat Media Siber Indonesia dipimpin Ketua Nurzaman Razaq dan diterima langsung oleh Budiman yang didampingi Kasi Intel Jhadi Wijaya.

Dalam pertemuan tersebut, Budiman menegaskan keterbukaan pihaknya terhadap media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Kami sangat terbuka terhadap sinergi dengan insan pers. Peran media penting dalam menyampaikan informasi yang konstruktif sekaligus menjadi kontrol sosial,” ujarnya.

Namun publik menilai, sinergi tidak cukup hanya dengan pertemuan formal. Yang ditunggu adalah keberanian menuntaskan perkara.

PJI: Jangan Biarkan Kasus Mengendap

Sorotan utama tertuju pada dugaan penyimpangan proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Dinas Kesehatan 2016 atau yang dikenal sebagai “kasus IPAL tetangga”. Perkara ini sempat mencuat dengan pemeriksaan sejumlah kepala puskesmas, namun hingga kini belum ada kepastian hukum.

“Kasus IPAL ini jangan dibiarkan hilang arah. Harus dituntaskan sampai terang,” tegas Dzoel SB.

Selain itu, PJI juga menyoroti sejumlah kasus lainnya yang dinilai “mandek”:
Hibah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sinjai yang hingga kini tidak jelas progres penanganannya
Dugaan mark-up pengadaan komputer berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
Program seragam sekolah gratis 2024 yang sempat diperiksa namun belum berujung kepastian

Dua tower ilegal di wilayah Biringere dan Lappa yang tak kunjung dieksekusi

Ujian Kepemimpinan Baru

Kehadiran Budiman sebagai pimpinan baru di Kejaksaan Negeri Sinjai dinilai menjadi momentum penting. Publik berharap tidak ada lagi pola lama: kasus mencuat, diperiksa, lalu menghilang.

Instruksi ST Burhanuddin tentang integritas dan ketegasan penegakan hukum menjadi tolok ukur nyata.

Jangan Ada Kasus “Masuk Angin”

Sinergi yang dibangun SMSI adalah langkah awal. Namun tekanan dari PJI menjadi pengingat keras bahwa publik tidak lagi ingin disuguhi proses hukum yang setengah jalan.

“Penegakan hukum bukan soal pencitraan. Ini soal keberanian. Jangan ada lagi kasus yang masuk angin,” tutup Dzoel SB.

Bidiknews.info mencatat: publik kini menunggu—apakah kepemimpinan baru akan menjadi titik balik, atau sekadar melanjutkan jejak lama yang menggantung tanpa kepastian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *