Desa Karangjaya Gelar Rembuk Stunting, Babinsa dan Puskesmas Bergerak Serentak

Bekasi Karangjaya – Upaya pencegahan dan penurunan stunting terus diperkuat di wilayah Kabupaten Bekasi. Pada Sabtu (29/11/2025), Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, menggelar Rembuk Stunting Tingkat Desa sebagai bagian dari penyusunan RKPDES Tahun 2025, bertempat di Aula Desa Karangjaya.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta aparat teritorial dari Koramil 11/Pebayuran.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Karangjaya, Saan Sahroni, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan prioritas pembangunan desa untuk tahun mendatang. Ia menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menargetkan penurunan angka stunting, tetapi juga peningkatan kualitas hidup keluarga berisiko.” Ujarnya Kades

Sementara itu, Sekdes Karangjaya, Jafar Sidiq, menuturkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyusun perencanaan yang tepat sasaran. “Rembuk stunting ini menjadi wadah untuk memetakan kebutuhan dan memastikan intervensi berjalan efektif,” ungkapnya Sekdes

Babinsa Desa Karangjaya, Serka Yanto, yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa kehadiran TNI merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami siap bersinergi untuk membantu percepatan penurunan stunting, terutama melalui pendampingan dan edukasi di lapangan,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Karangreja, Siti Naijah, S.ST., MM, menyampaikan paparan terkait kondisi kesehatan masyarakat serta strategi penanganan stunting, termasuk penguatan peran kader dan edukasi gizi kepada keluarga.” Kata Kapuskes

Terpisah, Danramil Pebayuran Kapten Arm Dikin menegaskan bahwa Koramil 11/Pebayuran akan terus mendukung program-program kesehatan masyarakat. “Penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama. Kami akan selalu hadir untuk mendukung terwujudnya masyarakat Karangjaya yang lebih sehat dan sejahtera,” tegasnya Danramil

Kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan tokoh masyarakat yang memberikan pandangan tentang pentingnya gerakan bersama dalam memastikan tumbuh kembang anak-anak di Karangjaya berjalan optimal.

Rembuk Stunting ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menyusun rencana pembangunan desa berbasis kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting di wilayah Pebayuran.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *