Pebayuran – Banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Kali Kiwing kembali melanda wilayah Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1/2026) pagi.
Salah satu wilayah terdampak cukup parah berada di Kampung Bojong Poncol RT 02/RW 04, Desa Sumbersari.
Genangan air merendam permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 11/Pebayuran bersama personel Polsek Pebayuran, pemerintah desa, Satpol PP Kecamatan Pebayuran serta petugas gabungan bergerak cepat menyiapkan tenda pengungsian bagi warga terdampak.
Saat di konfirmasi oleh awak media Danramil 11/Pebayuran, Kapten Arm Dikin, mengatakan bahwa langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami bersama unsur Polri, pemerintah desa, dan instansi terkait telah menyiapkan tenda pengungsian untuk menampung warga yang rumahnya terendam banjir.
Prioritas kami adalah keselamatan warga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan,” ujar Kapten Dikin.
Selain mendirikan tenda pengungsian, aparat gabungan juga melakukan pemantauan debit air, pendataan warga terdampak, serta membantu evakuasi barang-barang penting milik warga.
Babinsa turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan air susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi.
Kapten Dikin menegaskan bahwa Koramil 11/Pebayuran akan terus bersinergi dengan seluruh pihak hingga kondisi kembali normal.
“TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan sampai situasi dinyatakan aman dan kondusif,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi pengungsian terpantau aman dan kondusif, sementara petugas gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)







