Derasnya Air Di Lokasi Banjir Desa Karangharja Babinsa Bantu Distribusikan Makanan

Kabupaten Bekasi — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi kembali menyebabkan banjir di Kecamatan Pebayuran. Luapan Kali Kiwing merendam permukiman warga di Desa Karangharja, Senin siang, 26 Januari 2026.

Berdasarkan keterangan Babinsa kepada awak media air menggenangi sejumlah kampung, di antaranya Kampung Kobak Ceper dan Kampung Pisangbatu. Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter, merendam ratusan rumah warga.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 627 kepala keluarga atau sekitar 2.019 jiwa terdampak, dengan 22 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tenda darurat yang didirikan di tanggul desa.

Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka.
Tokoh masyarakat setempat,

Umar, seorang warga mengaku banjir kali ini datang lebih cepat dari perkiraan. “Airnya naik mendadak, warga tidak menyangka akan setinggi ini,” ujarnya.
Umar

Proses pemantauan dan penanganan banjir dilakukan oleh anggota Koramil 11/Pebayuran, bersama pemerintah kecamatan, aparatur desa, serta tim Destana Desa Karangharja. Sejumlah sarana telah disiagakan, seperti perahu evakuasi milik warga, perahu karet BPBD, posko kesehatan, dan tenda pengungsian. Namun, keterbatasan jumlah perahu masih menjadi kendala di lapangan.

Sementara terkait banjir tersebut, Danramil Pebayuran Kapten Arm Dikin menegaskan bahwa pihaknya terus bersiaga, mendistribusikan makanan yang diberikan oleh SPPG Kertasari

“Babinsa kami siagakan penuh di wilayah terdampak dan terus berkoordinasi dengan petugas gabungan untuk membantu warga,” katanya Danramil

Hingga sore hari, kondisi air masih berpotensi meningkat seiring cuaca yang belum stabil. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *