Bekasi Pebayuran- Banjir akibat cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Luapan Sungai Citarum, Kali Kiwing, dan Sungai Ciherang menyebabkan genangan air di sejumlah permukiman warga, salah satunya di Desa Karangsegar.
Babinsa Desa Karangsegar, Pelda Firman Effendi, menuturkan bahwa hingga Rabu (28/1/2026) pukul 14.00 WIB, pihaknya terus memantau perkembangan situasi wilayah rawan banjir di wilayah Koramil 11/Pebayuran.
Di Kampung Pisang Batu RT 01 RW 06, ketinggian air tercatat mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Banjir tersebut berdampak pada 124 kepala keluarga dengan 96 rumah terendam, atau sekitar 370 jiwa.
Untuk sementara, warga terdampak memilih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat, karena belum tersedia tenda maupun dapur lapangan.
Dalam upaya penanganan darurat, Koramil 11/Pebayuran telah menyiapkan dua unit perahu yang masing-masing dapat digunakan untuk mengevakuasi 8 hingga 10 orang.
Pelda Firman menyebutkan, banjir disebabkan oleh luapan Kali Kiwing dan Sungai Ciherang, dengan kondisi debit air yang hingga siang hari masih menunjukkan tren peningkatan.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Karangsegar, Chandra Wira Hadi, dalam keterangannya mengatakan bahwa pihak desa terus berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan untuk memantau kondisi warga serta kebutuhan mendesak di lapangan.
Di tanya terkait bantuan, Chandra menyampaikan bahwa dukungan telah datang dari Kecamatan Pebayuran, Koramil Pebayuran melalui SPPG berupa makanan bergizi, serta bantuan dari Polsek Pebayuran, Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap kepada warga terdampak banjir.” Ungkapnya Kepada awak media
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka. Namun demikian, sedikitnya 20 rumah warga masih terendam banjir dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 40 sentimeter.
Sementara itu, Danramil 11/Pebayuran Kapten Arm Dikin saat dikonfirmasi membenarkan adanya banjir di sejumlah desa wilayah Pebayuran. Ia menyampaikan bahwa pihak Koramil bersama Babinsa terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi di lapangan.
“Benar, saat ini banjir terjadi di beberapa desa wilayah Kecamatan Pebayuran, termasuk Desa Karangsegar.
Babinsa kami siagakan di lokasi untuk memantau perkembangan debit air, membantu evakuasi warga, serta berkoordinasi dengan unsur terkait,” ujar Kapten Dikin.
Ia menambahkan, Koramil 11/Pebayuran berhasil membantu menyelamatkan warga dengan perahu evakuasi, serta menyalurkan bantuan makanan bergizi melalui SPPG bagi warga terdampak.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, Polsek, dan pemerintah desa guna memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi,” katanya.
Kapten Dikin juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat debit air Sungai Kiwing dan Ciherang masih berpotensi meningkat seiring cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
Aparat gabungan bersama pemerintah desa terus bersiaga dan mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi memicu banjir susulan.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)







