Geger! Aksi “Sidak Diam-Diam” Jompok Rekam Tempat Usaha Warga Picu Tudingan Miring

Geger! Aksi "Sidak Diam-Diam" Jompok Rekam Tempat Usaha Warga Picu Tudingan Miring

Melawi, Kalimantan Barat
Jagat maya dan ruang publik dihebohkan oleh ulah sosok berinisial Jompok.

Sosok yang selama ini santer disorot media online sebagai penampung emas tersebut kini kembali berulah, namun dengan modus yang jauh lebih meresahkan:

Bacaan Lainnya

diduga gemar mendatangi dan memotret tempat usaha milik warga secara sembunyi-sembunyi.

​Aksi jemput bola ala “mata-mata” ini terungkap berdasarkan laporan seorang narasumber anonim yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

​Kronologi Aksi Jompok: Dari Sorotan Media ke Lapangan
​Berdasarkan keterangan narasumber, Jompok tercatat beberapa kali kedapatan mendatangi berbagai lokasi usaha milik orang lain.

Tanpa izin yang jelas, ia nekat mengabadikan sudut-sudut tempat usaha tersebut menggunakan perangkat pribadinya.

​“Jompok ini kerap diberitakan oleh media online sebagai penampung emas.

Belakangan ini dia sering datang ke beberapa tempat usaha milik orang lain dan mengambil gambar atau foto tempat usaha tersebut,” ungkap narasumber, Rabu (12/08/2026).

​Hingga saat ini, motif di balik aksi pengumpulan foto tersebut masih menjadi misteri besar. Kuat dugaan, langkah ini berkaitan erat dengan panasnya pemberitaan media online yang belakangan gencar menyoroti aktivitas ilegal yang menyeret namanya.

​Namun, publik dibuat bertanya-tanya: Untuk apa foto-foto tersebut dikumpulkan? Apakah ini bentuk intimidasi terselubung, atau ada agenda lain yang sengaja ditutupi?

​Antara Gertak Sambal atau Intimidasi?

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian pasti mengenai lokasi maupun nama-nama tempat usaha yang menjadi korban bidikan kamera Jompok.

Bukti autentik terkait penyebaran foto-foto tersebut juga masih dalam tahap penelusuran.

​Kendati demikian, aksi ini dinilai tidak etis dan berpotensi menciptakan keresahan di kalangan pelaku usaha lokal.

Publik mendesak agar aparat penegak hukum dan pihak berwenang tidak menutup mata terhadap gerak-gerik mencurigakan yang berpotensi mencederai iklim usaha yang kondusif.

​Catatan Redaksi
​Asas Praduga Tak Bersalah: Redaksi menegaskan bahwa seluruh informasi di atas murni bersumber dari keterangan narasumber dan belum merupakan kesimpulan hukum.

Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai ada pembuktian, klarifikasi resmi, atau fakta hukum yang valid untuk meluruskan duduk perkara ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *